Blog seorang psikiater di Kota Bogor yang membahas berbagai hal mengenai kesehatan jiwa. (Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ)

Waspada Marah yang Tidak Terkendali

Saturday, August 17, 2013 Posted by Lahargo Kembaren No comments


Waspada Marah yang Tidak Terkendali

Apakah kita pernah marah? Seringkah? Apakah bila kita marah sering meledak-ledak? Bisakah kita mengontrol amarah kita? Apakah ada penyesalan setelah kita berhenti marah?

Marah adalah suatu perasaan emosi yang normal dan sehat dan merupakan suatu konsekuensi dari suatu keadaan/situasi yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari.  Luapan perasaan yang muncul pada saat marah menyalurkan energi yang dirasakan oleh tubuh sehingga kemudian tubuh menjadi lebih tenang dan baik. Apabila amarah tidak diekspresikan maka ini akan menjadi suatu hal yang terpendam dan seperti bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak. Akan tetapi apabila marah sudah tidak terkendali maka sering sekali banyak dampak negatif yang harus kita hadapi. Dalam sebuah diskusi di sebuah televisi swasta kita menyaksikan bahwa salah satu peserta diskusi tersebut menjadi marah yang tidak terkendali sambil disertai dengan perilaku menyiram dengan air lawan bicaranya. Sepertinya masyarakat kita sekarang menjadi mudah untuk marah dan berperilaku yang merugikan orang lain. Tidak jarang kita lihat keributan, demonstrasi, pertandingan bola yang disertai dengan kemarahan yang tidak terkendali. Kemarahan yang seperti ini jelas tidak sehat dan sangat merugikan bagi diri sendiri dan juga orang lain. Kemarahan di luar kendali ini dapat merusak hubungan relasi dengan orang lain, memicu pandangan negatif orang terhadap diri kita, merusak kesehatan, mengganggu karir, dll.

Marah yang tidak terkendali secara psikologis bisa jadi suatu cara untuk menutupi suatu perasaan lain dalam diri kita, perasaan itu antara lain adalah : perasaan malu, perasaan tidak aman, perasaan bersalah, perasaan terluka, dan perasaan inferior/rendah diri. Saat kita menjadi marah dan menjadi tidak terkontrol adalah penting kita introspeksi dan coba melihat apakah diri kita ini :
·         Adalah orang yang sulit untuk menerima pendapat orang lain. Seseorang yang dibesarkan dalam keluarga di mana orang tuanya sering marah bila anaknya kritis, sering bertanya, atau tidak setuju, dia akan berkembang menjadi seseorang dengan kepribadian yang juga sulit menerima pendapat orang lain.
·         Tidak mempunyai alternatif dalam mengekspresikan emosi kita selain dengan marah. Kadang-kadang seseorang yang sering marah menganggap bahwa itu adalah satu-satu nya cara menyalurkan emosi negatif yang dia rasakan padahal sebenarnya ada banyak cara lain yang bisa dilakukan tanpa harus marah yang tidak terkendali.
·         Selalu merasa diri kita benar sehingga bila ada yang tidak sepakat dengan yang kita ucapkan/lakukan maka kita menganggapnya sebagai suatu ancaman bagi eksistensi diri kita.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi marah yang tidak terkendali (anger management) :
1.       Berhitunglah sampai 10. Ini bukan  hanya untuk anak-anak, tetapi juga bisa untuk orang dewasa.  Sebelum bereaksi terhadap situasi/keadaan yang tidak menyenangkan tarik nafas dalam beberapa kali dan berhitunglah. Atau tinggalkan tempat di mana kejadian berlangsung. (Take a time out).
2.       Apabila Anda sudah tenang, ekspresikan kemarahan Anda tersebut dengan cara yang baik, tegas dan tidak berusaha menyakiti orang lain. Fokus pada apa yang Anda tidak sukai dari suatu keadaan/perkataan/sikap dan menyampaikannya dengan baik.
3.       Berolahraga. Dengan berolahraga kita menyalurkan energi kita dengan hal yang posistif. Olahraga juga menstimulasi  zat-zat kimia dalam otak sehingga kita merasa lebih segar dan bahagia.
4.       Berpikirlah sebelum berbicara. Seringkali saat puncak marah kita keluar kata-kata yang pada akhirnya akan kita sesali. Ambil waktu beberapa saat sebelum mengucapkan kata-kata sehingga kita bisa pastikan bahwa kata-kata yang keluar dari mulut kita tidak akan membawa kerugian bagi kita.
5.       Identifikasi solusi yang mungkin dapat dilakukan. Dari pada marah tidak karuan lebih baik kita mencoba untuk mencari jalan keluar dari masalah yang sedang terjadi. Ingat marah tidak pernah dapat memperbaiki suatu keadaan tetapi malah akan memperburuknya.

Kemarahan juga bisa terjadi pada beberapa gangguan kejiwaan yang lebih serius seperti depresi, bipolar dan skizofrenia. Apabila Anda merasa sulit mengontrol marah dalam diri Anda, cobalah untuk berkonsultasi dengan profesional di bidang kesehatan jiwa seperti psikiater, psikolog atau perawat jiwa untuk mendapatkan terapi untuk mengatasi marah dalam diri Anda. Selamat mencoba!


Dr.Lahargo Kembaren,SpKJ
Psikiater RS Jiwa Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor

0 comments:

Post a Comment