Blog seorang psikiater di Kota Bogor yang membahas berbagai hal mengenai kesehatan jiwa. (Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ)

Pentingnya Kesehatan Seksual bagi Kualitas Hidup

Saturday, August 17, 2013 Posted by Lahargo Kembaren 1 comment


Pentingnya Kesehatan Seksual  bagi Kualitas Hidup

Pada tanggal 16 Maret 2013, Asosiasi Seksologi Indonesia cabang Bogor mengadakan seminar seksologi bagi para profesional kesehatan di kota Bogor sekitarnya. Tema yang diambil pada acara seminar tersebut adalah “The Role of Sexology to Support in Daily Medical Practice” dan dihadiri oleh 350 dokter dan profesi medis lainnya. Pada seminar kali ini diundang pembicara yang merupakan pakar dibidang seksologi seperti Prof Wimpie Pangkahila, Prof Alex Pangkahila, Dr.Nugroho, Dr I Gede Kayaka, dan pembicara dari kota Bogor seperti, Dr.Sudrajat yang merupakan ketua ASI, Dr Bona Simanungkalit, Dr Laura Sitanggo, dan DR Artiawati.
Dalam seminar ini dipaparkan pentingnya kesehatan seksual dalam meningkatkan kualitas hidup.  Perkembangan kasus seksologis pada pria maupun wanita kian hari kian bertambah banyak. Begitu pula manajemen disfungsi seksual memerlukan pendekatan holistik. Oleh karena itu tenaga medis, dokter umum maupun spesialis guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi kasus seksologis di harapkan dapat mengikuti pendidikan intensif dasar seksologi maupun advance. Dengan demikian penanganan kasus seksologis dapat dilaksanakan melalui protap yang benar. Dengan seminar ini diharapkan  para profesional medis di kota Bogor dan sekitarnya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang benar   dalam menghadapi kasus - kasus disfungsi seksual dengan kausa yang semakin kompleks.  Di sisi lain masyarakat yang meminta pertolongan pengobatan kasus disfungsi seksual pada tenaga medis profesional masih sangat sedikit. Sedangkan pengobatan alternatif bagi disfungsi seksual bertebaran dimana mana dan tindakan mereka kurang bisa dipertanggung jawabkan secara akademis, sehingga penderita datang kepada tenaga medis dengan kerusakan alat genital externa yang lebih parah.
Gangguan fungsi seksual merupakan gangguan yang disebabkan oleh faktor organik/fisik dan juga faktor psikologis. Beberapa gangguan dalam bidang seksologi antara lain adalah ejakulasi dini, disfungsi ereksi, dispareunia (nyeri saat berhubungan), disfungsi seksual setelah melahirkan, disfungsi orgasme pada wanita          dan gangguan fungsi seksual pada penggunaan narkoba. Ini semua memerlukan penanganan medis yang serius. Pengobatan dan terapi untuk masalah seksologi saat ini sudah semakin modern dan terjangkau oleh masyarakat. Tidak kalah pentingnya adalah kebugaran seksual yang bisa dicapai dengan pola hidup, pola makan, olah raga, dan cara berpikir yang yang sehat. Gangguan fungsi seksual bukanlah suatu hal yang tabu untuk dikonsultasikan ke profesional di bidang medis karena sering sekali masalah seksual yang dapat membuat sebuah rumah tangga, pasangan menjadi tidak harmonis, dan mengarah pada perceraian yang tidak diinginkan padahal sebenarnya masalah utamanya memiliki jalan keluar.    
Jangan anggap remeh gangguan fungsi seksual  yang Anda alami, konsultasikan pada profesional di bidang medis untuk mendapatkan penanganan yang komprehensif sehingga kualitas hidup kita bisa lebih meningkat.

Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ
Psikiater RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor
Anggota Asosiasi Seksologi Indonesia cabang Bogor

1 comment:

  1. traima kasih dok atas infonya ,saya mau tanya apakah diusia lanjut 94thn nan bila sexnya masih tinggi itu normal? sedang orang tua itu sudah pikun,bagai mana cara mangatasinya ,dan juga dia tidak bisa makan obat sama sekali,, makasih dok.,

    ReplyDelete