Blog seorang psikiater di Kota Bogor yang membahas berbagai hal mengenai kesehatan jiwa. (Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ)

Menerima Hasil Ujian Nasional dengan Tenang

Saturday, August 17, 2013 Posted by Lahargo Kembaren No comments


Menerima Hasil Ujian Nasional dengan Tenang

Ujian Nasional sudah dilaksanakan untuk semua tingkatan mulai dari SD, SMP, dan SMA dan sekarang pengumuman hasil ujian sudah mulai dilakukan. Ujian Nasional merupakan momok bagi para siswa yang mengikutinya, orang tua dan juga guru yang tentunya menghadapinya dengan perasaan was was dan khawatir. Beberapa masalah sebelum pelaksanaan ujian nasional seperti keterlambatan pelaksanaan dan kerusakan lembar jawaban dan lain lain tentunya membuat pelaksanaan ujian nasional itu menjadi semakin menegangkan. Apalagi sekarang yaitu pengumuman hasil ujian, hasilnya tentu hanyalah dua yaitu Lulus dan Tidak Lulus, bagaimana menyikapinya ?

Untuk yang lulus tentunya tidaklah menjadi masalah karena tinggal mencari tempat sekolah berikutnya untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita yang diinginkan. Untuk mereka yang tidak lulus tentunya mengalami suatu beban mental yang cukup berat, bagi siswanya, orang tua dan juga gurunya. Beberapa tahapan reaksi yang biasanya dialami oleh mereka yang mengalami stres karena adanya suatu masalah atau beban yang cukup berat antara lain adalah :
                1. Keterkejutan dan penyangkalan
                2. Kemarahan
                3. Tawar menawar
                4. Keputusasaan
                5. Penerimaan

Tahapan  ini akan dialami oleh mereka yang mengalami stres atau tekanan yang berat termasuk mereka yang tidak lulus ujian nasional. Tentunya hasil ujian nasional bukanlah akhir dari segalanya dan hidup tetap bisa berjalan dengan baik. Mereka yang tidak lulus ujian nasional bisa mengikuti program kejar paket yang juga akan bisa memberikan ijasah kelulusan bila diikuti dengan baik. Untuk yang setingkat SMA bisa mengikuti kursus-kursus untuk mendapatkan keterampilan/skill yang dapat digunakan untuk di dunia kerja nanti. Saat ini juga banyak orang-orang sukses di bidang usaha yang tidak memiliki sekolah yang tinggi, asal mau berusaha dan bekerja keras tentunya kesuksesan akan dapat di raih juga.

Peran orang tua, guru, keluarga dan teman sangatlah penting  dalam mendampingi si anak dalam menunggu hasil ujian. Dengan memberikan beberapa pandangan pada si anak terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi maka hal tersebut akan memberikan suatu ketenangan bagi si anak. Menyiapkan anak untuk suatu kemungkinan terburuk yang terjadi juga penting untuk dilakukan. Ketika anak gagal dalam ujian nasional maka yang terpenting dilakukan adalah melakukan pendampingan bagi si anak karena banyak sekali anak yang gagal ujian menjadi stres, perubahan perilaku, depresi, bahkan banyak yang melakukan tindakan seperti bunuh diri. Pendampingan yang dilakukan meliputi : membiarkan si anak mencurahkan apa yang dirasakannya, penjelasan bahwa gagal ujian bukanlah akhir dari segalanya, memberikan opsi-opsi yang bisa dilakukan meski gagal ujian, memberikan contoh-contoh bahwa banyak orang berhasil di dunia ini yang tidak begitu bagus prestasinya di sekolah, yang terpenting adalah semangat untuk menjadi lebih baik. Ketika si anak menunjukkan perilaku yang tidak wajar, menjadi lebih pendiam, bicara sendiri, sedih yang berlebihan dan emosi yang tidak stabil maka sebaiknya dikonsultasikan ke psikiater/psikolog  untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ
Psikiater RS Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor

0 comments:

Post a Comment