Blog seorang psikiater di Kota Bogor yang membahas berbagai hal mengenai kesehatan jiwa. (Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ)

BAGAIMANA MENGONTROL MARAH ? (ANGER MANAGEMENT)

Sunday, August 18, 2013 Posted by Lahargo Kembaren No comments

                Kita tentu pernah berada dalam situasi yang macet di jalan raya dan menyaksikan bagaimana ada kendaraan lain yang begitu saja memotong jalan kita. Apa yang kita rasakan, tentu saja MARAH ! Bagaimana ekspresi marah kita tersebut? Sebagian orang ada yang akan segera berteriak, ada juga yang membunyikan klakson keras-keras, sebagian mungkin mendumel saja dalam hati dan ada juga yang sampai turun dari kendaraannya dan menghampiri kendaraan yang memotong jalannya tersebut dan terjadilah perkelahian.  Apabila anak kita tidak mengikuti apa yang kita nasehatkan, tentu saja kita  pun akan marah. Atau bila kita diperlakukan tidak adil oleh atasan kita, maka marah akan muncul dengan segera.

                Marah adalah suatu naluri perasaan yang alamiah yang dialami oleh setiap makhluk hidup.  Bahkan marah adalah suatu emosi yang sehat apabila disalurkan dengan cara yang tepat.  Tetapi sayangnya banyak sekali orang yang tidak dapat mengontrol marahnya sehingga menyebabkan terjadinya hal-hal yang negatif seperti perkelahian, keributan, rusaknya suatu hubungan pertemanan, permusuhan, dll.  Oleh karena itu kita perlu tahu bagaimana mengontrol marah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara mengontrol marah :
1.       Berhitunglah sampai 10. Ini bukan  hanya untuk anak-anak, tetapi juga bisa untuk orang dewasa.  Sebelum bereaksi terhadap situasi/keadaan yang tidak menyenangkan tarik nafas dalam beberapa kali dan berhitunglah. Atau tinggalkan tempat di mana kejadian berlangsung. (Take a time out).
2.       Apabila Anda sudah tenang, ekspresikan kemarahan Anda tersebut dengan cara yang baik, tegas dan tidak berusaha menyakiti orang lain.
3.       Berolahraga. Dengan berolahraga kita menyalurkan energi kita dengan hal yang posistif. Olahraga juga menstimulasi  zat-zat kimia dalam otak sehingga kita merasa lebih segar dan bahagia.
4.       Berpikirlah sebelum berbicara. Seringkali saat puncak marah kita keluar kata-kata yang pada akhirnya akan kita sesali. Ambil waktu beberapa saat sebelum mengucapkan kata-kata sehingga kita bisa pastikan bahwa kata-kata yang keluar dari mulut kita tidak akan membawa kerugian bagi kita.
5.       Identifikasi solusi yang mungkin dapat dilakukan. Dari pada marah tidak karuan lebih baik kita mencoba untuk mencari jalan keluar dari masalah yang sedang terjadi. Ingat marah tidak pernah dapat memperbaiki suatu keadaan tetapi malah akan memperburuknya.

Kemarahan juga bisa terjadi pada beberapa gangguan kejiwaan yang lebih serius seperti depresi, bipolar dan skizofrenia. Apabila Anda merasa sulit mengontrol marah dalam diri Anda, cobalah untuk berkonsultasi dengan profesional di bidang kesehatan jiwa seperti psikiater, psikolog atau perawat jiwa untuk mendapatkan terapi untuk mengatasi marah dalam diri Anda. Selamat mencoba!



Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ
Psikiater RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor

0 comments:

Post a Comment