Blog seorang psikiater di Kota Bogor yang membahas berbagai hal mengenai kesehatan jiwa. (Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ)

Wanita karir : pilihan terbaik ...

Friday, November 13, 2009 Posted by Lahargo Kembaren No comments
Terdapat pergeseran trend dari para wanita saat ini, bila kita kembali ke tahun 50 an sampai 70, seorang ibu adalah seorang ibu rumah tangga yang selalu ada di rumah, mereka memasak, membersihkan rumah, menyiapkan semua kebutuhan keluarga sehingga ketika anak dan suami mereka pulang dari sekolah dan tempat kerja, mereka mendapatkan keadaan rumah yang nyaman dan semua sudah beres. Tetapi memasuki tahun 80 an, para wanita sudah mulai memasuki juga dunia pekerjaan. Hal ini menyebabkan para wanita memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai wanita karir yang tentunya saja masing-masing memiliki tuntutan yang berbeda. Hal ini sering sekali menimbulkan konflik dalam kehidupan seorang wanita, ada perasaan stres dalam pekerjaan dan juga dalam mengurus anak, ada perasaan bersalah meninggalkan anak, dan ada juga perasaan tidak adil. Konflik ini seringkali menimbulkan dampak yang kurang baik dalam kehidupan keluarga, mulai dari kehidupan pribadi wanita tersebut, perkembangan anak yang tidak optimal, hubungan dengan suami, dan bahkan masalah di tempat kerja.
Apa yang menjadi alasan seorang wanita yang sudah berkeluarga dan memiliki anak memilih untuk bekerja ? Biasanya wanita tersebut sudah bekerja sebelum menikah dan punya anak sehingga alasan mereka bekerja adalah karena merasa sudah nyaman dengan pekerjaan sebelumnya dan meneruskan pekerjaannya tersebut. Masalah finansial yang kurang juga menjadi alasan seorang wanita bekerja
Beberapa orang berpikir bahwa ibu yang baik adalah ibu yang selalu berada di rumah beserta dengan anak-anaknya. Tetapi tidak ada bukti ilmiah bahwa anak yang ibunya bekerja akan menjadi anak yang bermasala. Perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh kesehatan emosi dalam keluarga, bagaimana sikap dan perasaan keluarga terhadap ibu yang bekerja, dan bagaimana kualitas perawatan si anak. Seorang anak yang secara emosi stabil, cukup disayangi, dan diperhatikan akan bertumbuh dengan baik meskipun ibunya bekerja. Bahkan ibu yang sukses bekerja di luar dan menjadi orang tua yang baik merupakan ’role model’ yang baik untuk si anak. Anak tersebut bahkan dapat menjadi mandiri dengan ikut membantu pekerjaan rumah.
Masalah akan muncul apabila seorang wanita bekerja di tempat yang dia tidak suka, atau di tempat yang bermasalah sehingga dia membawa masalah di tempatnya bekerja ke rumah sehingga mengganggu hubungannya dengan anak dan suami. Demikian juga dengan wanita karir yang hanya memikirkan masalah pekerjaannya saja tanpa memikirkan juga masalah keluarga, anak, dan suaminya. Yang paling tepat adalah seorang wanita karir sebisa mungkin menjadi 100 % ibu dan istri bagi keluarganya dan mengerjakan yang terbaik di pekerjaannya.
Seringnya waktu bertemu dengan anak dan keluarga tidak menjamin kebahagian keluarga tersebut. Pertemuan yang sedikit tetapi berkualitas jauh lebih baik dalam meningkatkan keharmonisan dalam sebuah keluarga. Membuat anak mengerti mengapa ibunya harus bekerja membuat si anak sadar dan ikut mendukung ibunya yang bekerja dengan sikap dan perbuatannya yang baik dan tidak menyusahkan.
Anak adalah masa depan keluarga dan harta yang tak ternilai. Memikirkan yang terbaik bagi kehidupannya adalah pemikiran yang bijaksana. Ibu yang bekerja masih tetap bisa memiliki anak yang berpotensi dan baik jika ia mampu mengatur waktunya dengan baik. Seorang ibu rumah tangga yang ingin bekerja sebaiknya memilih pekerjaan yang fleksibel dan tidak terlalu mengikat, lebih baik lagi apabila itu ada merupakan usaha sendiri / wiraswasta sehingga dapat dengan fleksibel mengatur waktunya untuk anak anak dan keluarga.

0 comments:

Post a Comment