Blog seorang psikiater di Kota Bogor yang membahas berbagai hal mengenai kesehatan jiwa. (Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ)

Bertahan sebagai "single parent"

Friday, November 13, 2009 Posted by Lahargo Kembaren No comments
Menjadi orang tua tunggal bukanlah pilihan yang terbaik yang kita inginkan tetapi kadang itu keputusan yang harus kita ambil dari berbagai pilihan yang ada. Tidak pernah mudah menjadi orang tua tunggal, ketika sebelumnya semua dipikirkan dan dilakukan berdua, kini hanya seorang diri menghadapi permasalahan anak dan keluarga. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh orang tua tunggal :

1. Memaafkan meskipun tidak dapat melupakan

Biarkan pergi semua dendam yang masih ada di hati pada mantan pasangan Anda yang sekarang sudah tidak ada lagi dalam kehidupan Anda. Tetap merasa marah dan dendam tidak akan merubah situasi, hal tersebut hanya akan menggerogoti energi Anda. Energi yang Anda punya sebaiknya digunakan untuk menciptakan situasi yang positif bagi Anda dan anak Anda

2. Lihat apa yang Anda punya sekarang dan bukan yang tidak ada

Meskipun Anda tidak memiliki banyak uang, Anda masih memiliki anak, kasih sayang, dan waktu yang dapat membuat hidup Anda lebih baik. Materi bukanlah hal yang paling penting yang dibutuhkan oleh seorang anak. Kasih sayang , dukungan, dan waktu bersama dengan anak akan sangat berarti buat mereka. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti jalan jalan, naik sepeda, bermain di taman, mewarnai, melukis, bernyanyi bersama, dll akan membuat anak bergembira tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak.

3. Jadilah orang tua yang terbaik yang Anda bisa

Anda memiliki potensi untuk melakukan sesuatu. Berikan yang terbaik dari diri Anda bagi anak Anda. Tentukan tujuan hidup yang realistik yang sesuai dengan keadaan Anda dan berjuanglah untuk mencapainya.
4. Ciptakan keluarga Anda yang baru
Keluarga bukan hanya terkait hubungan biologi. Kelilingi diri Anda dan anak dengan teman-teman yang Anda kenal dan percaya, orang – orang yang peduli pada Anda. Oom dan Tante bahkan Opa atau Oma yang tidak memiliki hubungan darah dengan Anda akan menguntungkan bagi anak Anda. ”Keluarga” yang Anda ciptakan tersebut dapat memberikan dukungan kasih dan perhatian yang berguna bagi pertumbuhan anak Anda.
5. Jadilah orang yang bertanggung jawab
Apapun yang membuat Anda masuk pada situasi Anda saat ini adalah tanggung jawab Anda. Anak Anda belum mengerti untuk diajak memahami rumitnya kehidupan ini. Anak sangat potensial dan aset bagi masa depan. Bertanggung jawablah akan kehidupan mereka, membuat mereka senang, produktif dan sukses mencapai cita citanya. Hal itu akan memberikan perasaan puas dan bangga pada akhirnya.
6. Buatlah sesuatu yang rutin
Seorang anak membutuhkan stabilitas dan keamanan. Salah satu cara nya adalah dengan membuat sesuatu yang rutin setiap harinya, contohnya pergi ke taman bermain setiap hari minggu, makan malam bersama setiap hari, membaca buku cerita setiap malam, menonton film anak bersama setiap hari sabtu, dll akan menjadi aktivitas yang rutin yang akan membuat seorang anak merasa lebih tenang dan stabil.
7. Tetap konsisten dan dapat diandalkan
Anda adalah orang paling penting dalam kehidupan anak Anda. Tetap konsisten dengan perilaku yang sudah baik Anda lakukan. Apabila anak Anda melihat bahwa Anda dapat diandalkan dalam segala maka mereka akan selalu mencari Anda untuk membantunya mengerjakan pekerjaan pekerjaannya. Betapapun lelahnya Anda dalam satu hari itu, ingat anak Anda membutuhkan Anda.
Selamat menjalani kehidupan sebagai orang tua tunggal yang tentu saja tetap dapat bergembira dan produktif.

0 comments:

Post a Comment